Gedung Kejagung yang Terbakar Belum Diasuransikan | Trending in Indonesia – Asian Network Media

Posted on

Live streaming 24 jam: https://www.cnnindonesia.com/tv

Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan, Isa Rachmatarwata menyatakan, gedung Kejaksaan Agung belum diasuransikan. Pihaknya memprediksi, butuh anggaran cukup besar untuk merenovasi atau membangun kembali gedung Kejaksaan Agung yang terbakar.

Bangunan gedung utama Kejagung yang terbakar hingga Senin masih dalam proses olah tkp tim gabungan dari Puslabfor dan Inafis Mabes Polri. Selain tim dari Inafis dan Puslabfor, pemerintah telah membentuk posko bersama, yang dikomandoi oleh kepala Bareskrim dan jaksa muda bidang pidana umum, untuk menyelidiki penyebab kebakaran.

Saat ini tengah dilakukan pemeriksaan struktur bangunan oleh Kementerian PUPR dan Universitas Indonesia, untuk mengetahui apakah bangunan tersebut layak direnovasi atau dibangun kembali.

Ikuti berita terbaru di tahun 2020 dengan kemasan internasional berbahasa Indonesia, dan jangan ketinggalan breaking news dengan berita terakhir dan live report CNN Indonesia di https://www.cnnindonesia.com/tv dan channel CNN Indonesia di Transvision.

CNN Indonesia tergabung dalam grup Transmedia. Dalam Transmedia, tergabung juga Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia.com dan CNBC Indonesia.

Follow & Mention Twitter kami:
@myTranstweet
@cnniddaily
@cnnidconnected
@cnnidinsight
@cnnindonesia

Like & Follow Facebook:
CNN Indonesia

Follow IG:
cnnindonesiatv

21 thoughts on “Gedung Kejagung yang Terbakar Belum Diasuransikan | Trending in Indonesia – Asian Network Media

  1. Udahlah gausah dibangun lagi.. Percuma, hukum Indonesia gitu2 mulu.. Jaksa hakim bisa disuap, polisi bisa disuap, politikus bisa disuap, asn bisa disuap.. Buang2 anggaran doang ajg.

  2. Bs dibangun lg kl semua jaksa yg sk terima duit sogokkan/ mafia peradilan dan hsl korupsi lainnya kumpulkan uang utk bangun gedung itu lg. Ga usah pk APBN. Anggaran negara lg berat nanggung dampak virus corona

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *